Tampilkan postingan dengan label pelajaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pelajaran. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Oktober 2011

MONERA-By Dicky

PART B.
1. Tidak mempunyai membrane inti, mempunyai membrane inti
2. Monera, Eubacteria, Archaebacteria
3. Coccus, basil, spirila
4. Pelindung dan pemberi bentuk, peptidoglikan, gram positif, gram negative, mengatur pertukaran zat yang keluar masuk sel, fosfolipid dan protein, pembawa informasi genetic, menyimpan cadangan makanan.
5. Flagela, protein, monotrik, lopotrik, amfitrik, peritrik
6. Aerob, An-aerob, fotoautotrof, kemoautotrof, saprofit, parasit
7. Membelah diri, rekombinasi genetic, transformasi, tranduksi, konjugasi

Protista

DASAR TEORI
Kingdom ini menurut Whitaker (1969) adalah kingdom kedua setelah monera. kingdom lainnya tentu anda sudah hafal yaitu Fungi , Plantae dan AnimaliaProtista ini mengawali kehidupan Eukaryotik pada selnya ( Intinya dicover oleh membran inti / caryotheca ) sehingga kromosom tidak lagi campur dengan sitoplasma

Protista dikelompokkan menjadi tiga kelompok besar

  1. Protista mirip hewan (protozoa)
  2. Protista mirip tumbuhan (alga)
  3. Protista mirip jamur (jamur lendir/dan jamur air).

Berdasarkan cara memperoleh makanan, protista dikelompokkan atas:

  1. Protista autototrof, yaitu protista yang memiliki klorofil sehingga mampu berfotosintesis. Contohnya : Alga
  2. Protista menelan makanan, dengan cara fagositosis melalui membran sel. Contohnya: Protozoa
  3. Protista saprofit dan parasit, mencerna makanan di luar sel dan menyerap sari-sari makanannya. Contoh: jamur

Berikut secara detail akan dibahas ketiga kelompok protista ini dim

Sabtu, 12 Maret 2011

Macam-macam majas dan contohnya

Majas : Gaya bahasa dalam bentuk tulisan maupun lisan yang dipakai dalam suatu karangan yang bertujuan untuk mewakili perasaan dan pikiran si pengarang.





1) Majas Metafora : Gabungan dua hal yang berbeda yang dapat membentuk suatu pengertian baru. Contoh : Raja siang, kambing hitam

2) Majas Alegori : Majas perbandingan yang memperlihatkan suatu perbandingan yang utuh. Contoh : Suami sebagai nahkoda, Istri sebagai juru mudi

....................................................................................
3) Majas Personifikasi : Majas yang melukiskan suatu benda dengan memberikan sifat – sifat manusia kepada benda, sehingga benda mati seolah-olah hidup. Contoh : Awan menari – nari di angkasa, baru saja berjalan 8 km mobilnya sudah batuk – batuk
....................................................................................

4) Majas Perumpamaan ( Majas Asosiasi ) : Suatu perbandingan dua hal yang berbeda, namun dinyatakan sama. Contoh : Bagaikan harimau pulang kelaparan, seperti menyulam di kain yang lapuk

5) Majas Antilesis : Gaya bahasa yang membandingkan dua hal yang berlawanan. Contoh : Air susu dibalas air tuba

6) Majas Hiperbola : Suatu gaya bahasa yang bersifat melebih – lebihkan. Contoh : Ibu terkejut setengah mati, ketika mendengar anaknya kecelakaan

7) Majas Ironi : Gaya bahasa yang bersifat menyindir dengan halus. Contoh : Bagus sekali tulisanmu, sampai – sampai tidak bisa dibaca

8) Majas Litotes : Majas yang digunakan untuk mengecilkan kenyataan dengan tujuan untuk merendahkan hati. Contoh : Mampirlah ke gubuk saya ( Padahal rumahnya besar dan mewah )

9) Majas Sinisme : Majas yang menyatakan sindiran secara langsung. Contoh : Perilakumu membuatku kesal

10) Majas Oksimoron : Majas yang antarbagiannya menyatakan sesuatu yang bertentangan. Contoh : Cinta membuatnya bahagia, tetapi juga membuatnya menangis

11) Majas Metonimia : Majas yang memakai merek suatu barang. Contoh : Kami ke rumah nenek naik kijang

12) Majas Alusio : Majas yang mepergunakan peribahasa / kata – kata yang artinya diketahui umum. Contoh : Upacara ini mengingatkan aku pada proklamasi kemerdekaan tahun 1945

13) Majas Eufemisme : Majas yang menggunakan kata – kata / ungkapan halus / sopan. Contoh : Para tunakarya itu perlu diperhatikan

14) Majas Elipsis : Majas yang manghilangkan suatu unsure kalimat. Contoh : Kami ke rumah nenek ( penghilangan predikat pergi )

15) Majas Inversi : Majas yang dinyatakan oleh pangubahan suatu kalimat. Contoh : Aku dan dia telah bertemu > Telah bertemu, aku dan dia

16) Majas Pleonasme : Majas yang menggunakan kata – kata secara berlebihan dengan maksud untuk menegaskan arti suatu kata. Contoh : Mari naik ke atas agar dapat meliahat pemandangan

17) Majas Antiklimaks : Majas yang menyatakan sesuatu hal berturut – turut yang makin lama makin menurun. Contoh : Para bupati, para camat, dan para kepala desa

18) Majas Klimaks : Majas yang menyatakan beberapa hal berturut – turut yang makin lama makin mendebat. Contoh : Semua anak – anak, remaja, dewasa, orang tua dan kakek

19) Majas Retoris : Majas yang berupa kalimat tanya yang jawabanya sudah diketahui. Contoh : Siapakah yang tidak ingin hidup ?

20) Majas Aliterasi : Majas yang memanfaatkan kata – kata yang bunyi awalnya sama. Contoh : Inikah Indahnya Impian ?

21) Majas Antanaklasis : Majas yang mengandung ulangan kata yang sama dengan makna yang berbeda. Contoh : Ibu membawa buah tangan, yaitu buah apel merah

22) Majas Repetisi : Majas perulangan kata – kata sebagai penegasan. Contoh : Selamat tinggal pacarku, selamat tinggal kekasihku

23) Majas Paralelisme : Majas perulangan sebagaimana halnya repetisi, disusun dalam baris yang berbeda. Contoh : Hati ini biru Hati ini lagu Hati ini debu

24) Majas Kiasmus : Majas yang berisi perulangan dan sekaligus mengandung inverse. Contoh : Mereka yang kaya merasa miskin, dan yang miskin merasa kaya

25) Majas Simbolik : Majas perbandingan yang melukiskan sesuatu dengan membandingkan dengan benda – benda lain. Contoh : Dia menjadi lintah darat

26) Majas Antonomasia : Majas yang menyebutkan nama lain terhadap seseorang yang berdasarkan cirri / sifat menonjol yang dimilikinya. Contoh : Si pincang, Si
jangkung, Si kribo

27) Majas Tautologi : Majas yang melukiskan sesuatu dengan mempergunakan kata – kata yang sama artinya ( bersinonim ) untuk mempertegas arti. Contoh : Saya khawatir dan was – was dengannya

....................................................................................
....................................................................................

Tanggapan(komentar):: Majas memilki berbagai macam bentuk,diatas adalah contoh dari berbagai macam majas. Majas tersebut bertujuan untuk mewakili perasaan dan pikiran si pengarang .

Rabu, 02 Maret 2011

Tips Sukses UNAS 2010/2011

Berhubung UNAS semakin dekat ,saya ingin berbagi tips agar hasil UNAS kali ini bisa maksimal.



Fakta menunjukan bahwa kegagalan ujian tidak hanya dipengaruhi oleh faktor kemampuan siswa,tetapi alat tulis yang digunakan juga memberikan pengaruh .

Berikut adalah tips sukses UNAS:

1 -Banyaklah berlatih menjawab soal-soal di lembar Jawab Komputer
2 -Gunakan Pensil Ujian 2B yg terjamin dpt dibaca oleh semua alat scan komputer
3 -Pilih pensil yg enak dipakai dan tidak melelahkan
4 -Gunakan alas lembar jawab komputer agar goresan pensil tetap rata dan terhinfdar dari resiko
berlubang
5 -LJK tdk boleh kotor,basah,robek dan terlipat
6 -Jangan meraut pensil terlalu runcing
7 -Gunakan Penggaris Ujian agar lebih rapi



8 -Bila salah,hapus sebersih mungkin dengan karet penghapus, bila kurang bersih masih terbaca
scanner
9 -Siapkan lebih dari 1 pensil
10-Ini yang paling penting, yaitu teliti dahulu sebelum kalian menyerahkan LJK kepada petugas

Mungkin hanya itu yg bisa gue share . Semoga bermanfaat dan hasil UNAS kita bagus amin.........

Minggu, 20 Februari 2011

Kondisi Fisik dan Wilayah Indonesia

I.
 Letak geografis : letak suatu wilayah/tempat/negara berdasarkan kenyataan di permukaan bumi. Indonesia terletak diantara 2 benua, benua Asia (di utara katulistiwa) dan benua Australia (di selatan katulistiwa) dan terletak di antara 2 samudra, samudra Hindia dan samudra Pasifik.

 Letak Astronomis : letak suatu daerah/wilayah berdasarkan posisi garis lintang dan garis bujur. Indonesia terletak diantara 60 LU dan 110 LS. Berdasarkan garis bujur Indonesia terletak 950BT dan 1410BT . Posisi 60 LU tepat di pulau We dan 110 LS tepat di pulau Roti. Sedangkan posisi garis bujur Indonesia terletak 950BT terletak di pulau Breueh (Aceh) dan 1410BT di perbatasan provinsi Papua dengan Papua Nugini.

 Letak Geologis : letak suatu wilayah berdasarkan lapisan pembentukan kulit bumi.

 Indonesia merupakan pertemuan 3 lempeng litosfer yaitu lempeng Asia yang cukup stabil, lempeng Indo Australia yang bergerak ke arah utara dan lempeng dasar samudra pasifik yang bergerak ke arah barat daya.

 Wilayah Indonesia berada di daerah pertemuan dua rangkaian pegunungan muda yaitu sirkum Pasifik dan sirkum Mediterania.

II.
 Indonesia terletak antara 60 LU dan 110 LS sehingga Indonesia berada pada iklim tropis dengan ditandai dengan temperatur udara yang tinggi serta curah hujan yang dipengaruhi oleh musim.
 Indonesia terletak antara 950BT dan 1410BT sehingga wilayah Indonesia terdiri dari 3 daerah waktu yaitu : Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA) dan Waktu Indonesia Timur (WIT). Dengan selisih waktu 1 jam untuk setiap 150 dan jika dibandingkan dengan waktu Greenwich (GMT) dengan WIB ada selisih waktu 7 jam, apabila di Jakarta pukul 12.00 WIB maka menurut waktu GMT adalah pukul 05.00 pagi. (ingat rumus, WIB = GMT + 7 dan sebaliknya GMT = WIB - 7)
WIB : meridian standarnya adalah 1050 meliputi : Sumatera, Jawa dan Madura, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan pulau-pulau kecil di wilayah itu.
WITA : meridian standarnya adalah 1200 meliputi : Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, NTT, NTB, Sulawesi dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.
WIT : meridian standarnya adalah 1350 meliputi : seluruh kepulauan Maluku dan Papua (Irian Jaya)

III.
Letak Indonesia yang berada di antara benua Asia dan Australia mengakibatkan berhembusnya angin musim yang membawa musim hujan dan musim kemarau. Hal ini disebabkan karena perbedaan tekanan udara.
 Angin muson : angin yang berubah arah setiap setengah tahun yang terjadi karena adanya perbedaan pemanasan antara belahan bumi utara dan belahan bumi selatan yang disebabkan adanya revolusi bumi mengelilingi matahari.
 Angin muson tenggara berada di BBU saat benua Asia mengalami musim panas. Sementara itu di BBS, benua Australia mengalami musim dingin, angin bertiup dari benua Australia menuju benua Asia dan bergerak melewati gurun yang luas di Australia. Akibatnya angin yang bertiup itu bersifat kering sehingga menyebabkan musim kemarau di Indonesia.
 Angin muson barat terjadi pada bulan Oktober-April ketika matahari di BBS, benua Asia mengalami musim dingin, sedangkan benua Australia mengalami musim panas. Akibatnya, tekanan udara di benua Asia lebih tinggi dari benua Australia. Dengan demikian angin akan bertiup dari benua Asia menuju Australia melalui laut Cina Selatan, angin ini mengandung uap air sehingga menyebabkan musim hujan di Indonesia.

IV.
Persebaran flora dan fauna di Indonesia :
 Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan flora dan fauna :
1) Iklim
Berupa suhu udara, kelembapan udara, curah hujan. Kelembapan udara pengaruhnya bersifat vertikal akibat perbedaan ketinggian tempat dan secara horizontal karena perbedaan curah hujan
2) Relief
Adanya perbedaan ketinggian menimbulkan variasi suhu udara yang keanekaragaman hayati
3) Kondisi tanah
Pertumbuhan tanaman sangat dipengaruhi oleh kondisi tanah
4) Makhluk hidup
Makhluk hidup yang dimaksud adalah manusia dan hewan
 Persebaran Flora di Indonesia : berdasarkan curah hujan dapat digolongkan sebagai berikut :
1) Hutan musim
Terdapat di wilayah yang mengalami perubahan musim hujan dan musim kemarau, tumbuhan bersifat homogen contoh : jati dan pinus, ada di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Nusa Tenggara
2) Hutan hujan tropis
Terdapat di daerah dengan curah hujan dan suhu udara tinggi, tumbuhan bersifat heterogen, terdapat di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.
3) Hutan padang rumput (sabana)
Dijumpai di daerah curah hujan rendah, tanaman keras dan menahun, terdapat di Nusa Tenggara, banyak dikembangkan untuk usaha peternakan
4) Stepa
Merupakan hutan padang rumput yang sangat luas, dijumpai di daerah dengan curah hujan sedikit, contoh di Nusa Tenggara Timur.
5) Hutan bakau (mangrove)
Tumbuh di daerah pantai, memiliki akar napas dan daun berlapis tebal untuk mengurangi penguapan, banyak dijumapi di pantai yang arus lautnya tenang seperti : Jawa, Papua, Sumatera bagian timur, pantai Kalimantan Barat dan pantai Kalimantan Selatan.
 Persebaran Flora di Indonesia : berdasarkan pendekatan biogeografi kekayaan hayati Indonesia dibagi atas dua kelompok sebagai berikut :
1) Indo Malayan
Meliputi tanaman yang ada di kawasan Indonesia Barat, yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Bali dengan karakteristik memiliki jenis meranti-merantian yang sangat banyak, terdapat berbagai jenis rotan, tidak memiliki hutan kayu putih, memiliki jenis tumbuhan matoa (pometia pinnata) yang sedikit, memiliki jenis tumbuhan sagu yang juga sedikit dan memiliki berbagai jenis nangka.
2) Indo Australian
Terdapat di kawasan Indonesia Timur, yaitu : Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua dengan karakteristik memiliki meranti-merantian yang sedikit, tidak memiliki rotan, terdapat hutan kayu putih, memiliki berbagai jenis tumbuhan matoa (khususnya di Papua), memiliki banyak tumbuhan sagu dan tidak terdapat jenis nangka.
Peralihan keduanya ditandai dengan garis Wallace dan Lydekker

 Persebaran Fauna di Indonesia :
Persebaran fauna di Indonesia jika dikaitkan dengan sejarah geologis kepulauan Indonesia dapat dikelompokkan menjadi 3 yaitu :
1) Paparan Sunda atau wilayah Indonesia bagian barat meliputi pulau Sumatera. Jawa, Madura dan Kalimantan
2) Paparan Sahul atau wilayah Indonesia bagian timur meliputi Papua
3) Wilayah Peralihan atau wilayah Indonesia bagian tengah meliputi pulau Sulawesi, kepulauan Maluku dan Kepulauan Nusa Tenggara
Wallace dan Weber membagi fauna Indonesia menjadi 3 tipe :
1) Fauna Tipe Asiatis (Asiatic)
Ciri fauna tipe Asiatis yaitu hewan menyusui yang bertubuh besar, terdapat berbagai jenis kera. Contoh : harimau, gajah, oran utan, badak, siamang, tapir, banteng, rusa dan burung heron. Persebarannya terdapat di Sumatera, Kalimantan, Jawa, Madura dan Bali.
2) Fauna Tipe Australis (Australic)
Ciri fauna tipe Australis yaitu jenis hewan menyusui bertubuh kecil, terdapat berbagai jenis hewan berkantong. Contoh : kangguru, cendrawasih, kasuari, kakaktua, kuskus dan nuri. Jenis ini terdapat di Kepulauan Aru dan wilayah Papua.
3) Fauna Tipe Peralihan (Austal Asiatic)
Ciri fauna tipe peralihan yaitu peralihan antara fauna tipe Asiatis dan fauna tipe Australis, terdapat hewan Endemis (hewan yang habitatnya hanya di tempat tersebut) contoh : babi rusa, anoa, biawak, komodo, kuda, burung maleo, kuskus. Terdapat di Sulawesi dan kepulauan Nusa Tenggara.

e. Mendeskripsikan persebaran jenis tanah dan pemanfaannya di Indonesia.
Persebaran Jenis Tanah di Indonesia :
1) Tanah Kapur (Terarosa)
Terbentuk akibat pelapukan bahan induk batuan kapur. Persebarannya banyak terdapat di daerah pegunungan kapur, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Nusa Tenggara, Jawa Barat, Sulawesi, Maluku dan Sumatera.
2) Tanah Gambut (Tanah Organol/Tanah Rawa)
Berasal dari bahan organik (sisa-sisa tumbuhan) yang hidup di daerah rawa-rawa.
3) Tanah Vulkanik (Tanah Gunung Api)
Jenis tanah yang dihasilkan dari pelapukan batuan bekas letusan gunung api, merupakan tanah yang baik untuk pertanian, karena tanahnya sangat subur.
4) Tanah Aluvial
Terbentuk akibat pengendapan bahan-bahan yang dibawa oleh aliran sungai, banyak dijumpai di sepanjang lembah, bantaran sungai, dataran dan daerah pertemuan antara laut dan sungai.
5) Tanah Mergel
Terjadi dari campuran batuan kapur, pasir dan tanah liat, banyak ditemukan di lereng pegunungan dan dataran rendah.
6) Tanah Humus
Terbentuk akibat hasil pelapukan tumbuh-tumbuhan, tanahnya sangat subur dan dapat ditemukan di bawah hutan dengan pohon-pohon yang lebat.
7) Tanah Podsol
Terbentuk karena pengaruh curah hujan yang tinggi dan suhu yang rendah
8) Tanah Podsolik merah kuning
Tanah yang berasal dari pelapukan batuan tufa vulkanik, endapan vulkanik, batu pasir, dan pasir kwarsa yang bersifat asam
9) Tanah Mediteran
Terbentuk akibat pelapukan bahan induk batuan kapur, batuan sedimen dan batuan tufa vulkanik
10) Tanah Andosol
Terbentuk akibat pelapukan batuan induk tufa dan abu vulkanik
11) Tanah Regosol
Terbentuk akibat pelapukan batuan yang mengandung abu vulkanik, pasir pantai dan nafal
12) Tanah Grumosol
Terbentuk akibat pelapukan batuan naval, tanah liat dan tufa vulkanik
13) Tanah Rensia
Terbentuk dari hasil pelapukan batuan kapur
14) Tanah Litosol
Terbentuk akibat pelapukan batuan yang belum sempurna sehingga sulit ditanami
15) Tanah Hidromorf Kelabu
Terbentuk akibat pelapukan batuan tufa vulkanik asam dan batu pasir
16) Tanah Planosol
Terbentuk akibat pelapukan batuan endapan di dataran rendah yang banyak mengandung bahan aluvial
17) Tanah Glei Humus
Terbentuk dari hasil endapan bahan aluvial di wilayah yang memiliki curah hujan lebih dari 1500 mm pertahun
18) Tanah Laterit
Adalah tanah yang terbentuk karena unsur-unsur hara yang ada di dalam tanah telah hilang terbawa oleh air hujan yang meresap dan mengalir di dalam tanah.

Pemanfaatan Tanah di Indonesia :
1) Pemanfaatan secara langsung
Contoh : pembuatan batu bata, genteng dan campuran pembuatan semen
2) Pemanfaatan secara tidak langsung
Contoh : mengolah tanah untuk ditanami tanaman, untuk pondasi bangunan, dan saran transportasi seperti jalan.

sumber: ips-mr.windu

Senin, 24 Mei 2010

BULLETS
Bold : Untuk Menebalkan huruf
Italic : Untuk memiringkan huruf
Underline : Untuk member garis bawah pada huruf
Strikethrough : Untuk member garis pada huruf
Font color : Untuk mengganti warna huruf
Font size : Untuk mengatur ukuran huruf
Shading : Untuk mengganti warna kertas

Table : Untuk membuat tabel
Wordart : Untuk mendekorasi kata
Picture : Untuk menampilkan gambar dari suatu
Dokumen
Line Spacing : Untuk mengatur ukuran spasi
Page Borders :Membuat bingkai pada halaman
New : Untuk membuat halaman baru
Page numbe : Untuk memberi nomor halaman secara
otomatis
Save : Untuk menyimpan dokumen
Open :Untuk membuka dokumen

Print : Untuk mencetak gambar
Theme : Untuk mendisen tema dokumen
Page color : Untuk mengganti warna halaman
Zoom : Untuk membesarkan tampilan
Ruler : Untuk menampilkan atau menghilangkan
penggaris pengukur
Full Screen Reading : Untuk menampilkan halaman secara penuh
Paste : Untuk memunculkan dokumen yang sudah di
potong/di copy



Grow font : Untuk membesarkan huruf
Shrink font : Untuk mengecilkan huruf
Font :Untuk mengganti model huruf
Bullets :Untuk memberi lambang/symbol pada halaman
Shading : Untuk memberi warna di belakang teks
Undo :Untuk membatalkan pengetikan
Redo :Membatalkan undo




Border : Untuk membuat garis maupun sebuah kotak
Page size :Untuk memilih ukuran halaman
Chart :Untuk menampilkan gravik
Clear formatting :Untuk menghapus hasil format pada
teks/huruf yang sudah di seleksi
Align tekt left : Untuk mengatur teks kesebelah kiri
Align text right : Untuk mengatur teks kesebelah kanan

Ekonomi : Arti kelangkaan

1. Arti Kelangkaan adalah keterbatasan alat pemenuhan kebutuhan
manusia dihadapkan dengan kebutuhan manusia yang tidak terbatas.

2. 6 faktor penyebab Kelangkaan, yaitu :
a. Jumlahnya yang terbatas
b. Sukar untuk memperolehnya
c. Barang tersebut banyak yang membutuhkan
d. Letak Geografis atau tempat
e. Keterbatasan kemampuan manusia
f. Kemajuan ilmu pengetahuan dan Tekhnologi

3. Arti Sumber Daya adalah segala sesuatu atau segala kemampuan yang secara langsung atau tidak langsung bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan.

4. 3 macam Sumber Daya dan pengertiannya
a. Sumber Daya Alam adalah benda atau kekuatan yang terdapat di alam dan dapat dipergunakan sebagai alat pemuas kebutuhan manusia.
b. Sumber Daya Manusia adalah tenaga dan keahlian manusia yang diperlukan untuk menghasilkan alat pemuas kebutuhan manusia.
c. Sumber Daya Modal adalah barang atau uang yang dapat digunakan untuk menghasilkan alat pemuas kebutuhan manusia.

5. 7 upaya pemanfaatan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan agar tidak terjadi kelangkaan, yaitu ;
a) Berusaha mendapatkan sumber-sumber daya baru yang sebelumnya belum pernah dimanfaatkan.
b) Mengembangkan tekhnologi yang hemat energi
c) Melakukan proses daur ulang.
d) Memanfaatkan sumber daya secara efisien
e) Memperhatikan dampak lingkungan
f) Memperhatikan aspek-aspek kemanusiaan
g) Menggunakan sumber daya sesuai dengan fungsi dan kapasitasnya

6. Arti Kebutuhan adalah segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk menjaga kelangsungan hidupnya dalam rangka mencapai kemakmuran

7. Arti Kemakmuran adalah keadaan yang menunjukkan sebagian besar kebutuhan manusia terpenuhi, jadi apabila sebagian besar kebutuhannya terpenuhi maka orang tersebut dapat dikatakan orang yang hidupnya makmur.

8. Penggolongan kebutuhan menurut :
1. Intensitasnya atau kepentingannya :
a. Kebutuhan primer atau kebutuhan pokok yaitu kebutuhan yang mutlak harus dipenuhi untuk menjaga kelangsungan hidup manusia.
Contoh : makanan, pakaian, perumahan, pendidikan dan kesehatan.
b. Kebutuhan sekunder atau tambahan yaitu kebutuhan yang dapat dipenuhi setelah kebutuhan primer terpenuhi.
Contoh : Arloji, televisi, meja, kursi, dll.
c. Kebutuhan tersier atau mewah yaitu kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer dan sekunder dapat dipenuhi. Kebutuhan ini bersifat kemewahan sehingga dapat mempertinggi harga diri atau gengsi seseorang.
Contoh : Perhiasan berlian, mobil mewah, dll.
2. Kebutuhan menurut sifatnya :
a. Kebutuhan Jasmani yaitu kebutuhan yang diperlukan oleh fisik atau jasmani manusia.
b. Kenutuhan Rohani yaitu kebutuhan untuk memenuhi kepentingan rohani atau jiwa manusia.
Contoh : Kebutuhan akan reaksi, agama, hiburan, ilmu pengetahuan, kesenian, dll.
3. Kebutuhan menurut waktunya :
a. Kebutuhan sekarang yaitu kebutuhan yang harus dipenuhi sekarang itu juga dan tidak dapat ditunda-tunda lagi.
Contoh : Kebutuhan akan obat pada saat sakit, kebutuhan akan makanan pada saat lapar, dll.
b. Kebutuhan masa yang akan datang yaitu kebutuhan yang dapat ditunda pemenuhannya yang penyediannya dapat dipersiapkan mulai sekarang, tetapi untuk memenuhi kebutuhan yang akan datang.
Contoh : Menabung, Asuransi pendidikan, jaminan hari tua, dll.



4. Kebutuhan menurut Subyek yang membutuhkan
a. Kebutuhan individu atau perorangan yaitu kebutuhan yang dibutuhkan oleh orang perorang dan harus dipenuhi secara mandiri.
b. Kebutuhan kelompok atau kolektif atau bersama yaitu kebutuhan yang diperlukan oleh sekelompok orang dan pemenuhannya juga dilakukan secara bersama-sama.
Contoh : kebutuhan jalan raya, jembatan, dll.

9. 3 faktor penyebab kebutuhan manusia beraneka ragam, yaitu :
1. Peradaban manusia bertambah maju
2. Kehidupan manusia tidak terlepas dari kebudayaan.
Ruang lingkup kebudayaan manusia meliputi :
a. Religi atau kepercayaan kepada Tuhan. Dengan sarana tempat peribadatan.
b. Kemasyarakatan dengan sarana rumah adat.
c. Ekonomi atau mata pencaharian dengan sarana pekerjaan kita sehari-hari.
d. Ilmu pengetahuan dengan sarana buku-buku ilmu pengetahuan dan sekolah.
e. Tekhnologi atau peralatan dengan sarana industri.
f. Kesenian dengan sarana alat musik, tarian dll.
g. Bahasa dengan cara tulisan atau lisan sebagai alat komunikasi.
3. Manusia mempunyai sifat selau tidak puas. Apabila suatu kehidupan terpenuhi. Muncul kebuutuhan lainnya, dan begitu seterusnya.

10. Skala prioritas Kebutuhan?
Suatu daftar tentang berbagai macam kebutuhan hidup yang disusun berdasarkan kepentingannya, dari yang paling penting dan mendesak, dapat ditunda pemenuhannya hingga tidak perlu dipenuhi.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by SI-Blog | Bloggerized by Frenkyh - poetraasries